Seorang mahasiswa bernama Wawan Hermawan didakwa oleh Jaksa Penuntut Umum telah melakukan manipulasi konten di media sosial yang berisi ajakan aksi unjuk rasa.
Aliansi Pelajar Surabaya minta evaluasi antisipasi demo anarkis. Pelajar dipulangkan lebih sore, menimbulkan keresahan dan dampak negatif bagi pendidikan.