Drama dualisme raja Keraton Solo terjadi sepeninggal Paku Buwono XIII. Dua putra PB XIII yakni KGPH Purbaya dan KGPH Mangkubumi mengukuhkan sebagai raja.
Perebutan takhta Keraton Solo memanas setelah mangkatnya Sunan PB XIII. Dua putranya, Hamangkunegoro dan Mangkubumi, saling klaim sebagai Paku Buwono XIV.
Keraton Solo dilanda ketegangan dengan dua putra PB XIII, Hamangkunegoro dan Mangkubumi, sama-sama mengklaim gelar Pakubuwono XIV, memicu konflik baru.
Saat ini terdapat dua putra PB XIII yang sama-sama mengklaim dirinya sebagai raja baru di Keraton Solo dengan gelar PB XIV. Berikut ini kronologi lengkapnya.
Dualisme di Keraton Solo muncul kembali dengan penobatan KGPH Mangkubumi sebagai Paku Buwono XIV. Tanggapan beragam dari kerabat menandai ketegangan ini.