Dalam langkah yang mengejutkan, Presiden Trump menunda tarif impor selama 90 hari untuk puluhan negara, kecuali Cina yang justru dikenai tarif hingga 145%.
Donald Trump diprediksi menang Pilpres AS 2024, namun kebijakannya berpotensi berdampak negatif pada ekonomi Indonesia, termasuk nilai tukar rupiah dan ekspor.