Ibunda Brigadir J, Rosti Simanjuntak pernah menolak undangan Ferdy Sambo untuk bertemu di Jakarta. Sebagai orang kecil, dia malu bertemu dengan Sang Jenderal.
"Handphone-nya almarhum (Brigadir Yoshua) ada tiga tempat itu sampai sekarang belum ditemukan," kata pengacara keluarga Brigadir Yoshua, Kamarudin Simanjuntak.
Pengacara keluarga Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo mengatakan HP Brigadir Nofriansyah Yoshua Hutabarat atau Brigadir J telah diserahkan ke penyidik.
Keluarga mempertanyakan bukti narasi yang menyebut Brigadir J atau Nofriansyah Yoshua melecehkan istri Kadiv Propam sebelum baku tembak dengan Bharada E.