Pemimpin kelompok suku anak dalam atau orang rimba, Tumenggung Joni, menceritakan awal mula kelompoknya ditipu sindikat penculik balita asal Makassar, Bilqis.
Banjir bandang di Kepulauan Sitaro, menewaskan 17 orang dan 2 hilang. 682 warga mengungsi, infrastruktur rusak parah. Tanggap darurat hingga 18 Januari.
Salah satu komplotan penculik Bilqis, balita asal Makassar ternyata perempuan Sukoharjo berinisial NH. Dia membeli korban Rp 5 juta dan menjual lagi Rp 15 juta.