Terduga pelaku ledakan SMAN 72 Kelapa Gading, Jakarta Utara, diduga masih dari lingkungan sekolah tersebut. Hal itu disampaikan Kapolri Jenderal Listyo Sigit.
Kepala Sekolah SMAN 72, Tetty Helena Tampubolon, mengatakan metode PJJ masih akan diterapkan pekan depan lantaran masih ada siswa yang mengalami trauma.