Otoritas Jepang memberikan peringatan kepada Open AI yang mengembangkan ChatGPT, layanan chatbot berbasis AI untuk tidak mengumpulkan data sensitif tanpa izin.
Meta membuat model bahasa AI yang bisa mengenali lebih dari 4.000 bahasa lisan dan mengonversi teks menjadi ucapan (text-to-speech) di lebih dari 1.100 bahasa.