Pasutri asal Samarinda ini berulang kali menjalani program IVF (In Vitro Fertilization) atau bayi tabung. Impian mereka baru terwujud di akhir upaya ke-10.
Aktivitas pendakian gunung belakangan tak hanya diwarnai kisah menikmati alam atau menggapai puncak. Kini pendakian tak bertanggung jawab juga kerap terjadi.
Perjuangan tak mengkhianati hasil. Setelah 10 kali program IVF, pasangan suami istri Samarinda bersyukur menyambut kelahiran bayi impian di usia 64 tahun.
Jenazah bayi perempuan ditemukan di teras Klinik di kawasan Tangerang Selatan. Polisi masih menyelidiki dugaan pembuangan dan mencari keterangan saksi.