Agus menegaskan pentingnya menciptakan pelatihan kerja para napi. Tujuannya agar keterampilan menjadi bekal kehidupan para napi setelah keluar dari lapas.
Perusahaan harus proaktif dalam rekrutmen untuk mendapatkan kandidat terbaik. Menunggu "kandidat sempurna" hanya akan mengakibatkan kehilangan talenta.