Tamu hotel di Pekalongan diusir karena dianggap nominal pembayarannya kurang Rp 10 ribu. Padahal tamu tersebut memesan kamar lewat aplikasi travel agent.
Ketua PHRI Pekalongan Trias Wahyu menjelaskan insiden viral tamu diusir hotel karena biaya tambahan. Ia sebut perbedaan harga akibat promo sebagai penyebabnya.