Indonesia tetap mengimpor minyak dan gas (Migas) dari Amerika Serikat (AS) senilai US$ 15 miliar atau Rp 253,32 triliun (kurs Rp 16.888/dolar AS) per tahun.
Menteri Bahlil dan Purbaya rapat bahas penambahan kuota LPG menjelang Nataru 2025/2026. Pemerintah pastikan pasokan LPG aman dan subsidi tepat sasaran.