WHO mendesak China untuk transparan terkait data asal-usul COVID-19. Kementerian luar negeri China klaim telah membagikan data dan hasil penelitiannya.
China menentang permintaan WHO untuk membuka lagi data terkait COVID-19. Pihaknya menekankan telah memberikan seluruh data ilmiah terkait pandemi tersebut.
WHO mendesak China untuk tidak menutup-nutupi asal usul virus COVID-19 yang pertama kali muncul 5 tahun lalu. China sendiri menilai permintaan itu politis.
Lima tahun berlalu, asal-usul COVID-19 masih jadi misteri. WHO pun mendesak China untuk transparan. Sementara itu, China menyebut sudah memberikan semua data.
[WHO mendesak China untuk mengungkapkan asal-usul virus COVID-19 yang sesungguhnya. Hal ini diperlukan untuk melakukan pencegahan penyebaran penyakit lainnya.
Video viral menunjukkan rumah sakit di China penuh akibat lonjakan kasus penyakit pernapasan, terutama pada anak-anak. Pemerintah aktif pantau pneumonia.