Penulis asal Jepang Haruki Murakami kembali dengan karya terbarunya. Bukan novel fenomenal dengan karakter 'sepi' tapi sebuah kumpulan buku yang memuat interaksi dengan para penggemarnya.
Penerbit Copper Canyon Press mengumumkan akan menerbitkan 20 kumpulan puisi milik penyair Chili Pablo Neruda. Puisi yang ditemukan Juni lalu itu disimpan di kotak penyimpanan di rumah penulis yang wafat 23 September 1973.
Dalam esainya yang berjudul The Sea of Crises, Brian Phillips menerangkan Jepang sebagai negara yang secara historis merayakan bunuh diri dan meyakini kalau mereka yang mati bunuh diri jauh lebih terhormat dibandingkan mereka yang melakukan perbuatan-perbuatan yang tak sejalan dengan tradisi dan moral Jepang.
Penyair asal Chili Pablo Neruda meninggal dunia pada 1973 silam di usianya yang menginjak 69 tahun. Hingga sekarang kematiannya masih menimbulkan tanda tanya besar. Bagaimana misteri kematian Penyair terbesar di abad ke-20 sekaligus peraih Nobel Sastra pada 1971? Berikut kronologinya:
Ilmuwan Spanyol yang menyelidiki penyebab kematian penyair sayap kiri Cile, Pablo Neruda. Tidak ditemukan bukti meyakinkan bahwa kematian Neruda akibat diracun.
Kematian penyair peraih Nobel Sastra, Pablo Neruda diinvestigasi oleh pemerintah setempat sejak dua tahun lalu. Ia diduga wafat karena diracuni, namun tim penyelidik menemukan bukti terbaru.
Beberapa waktu lalu, edisi pertama dari novel 'One Hundred Years of Solitude' yang ditandatangani oleh pengarang asal Kolombia, Gabriel Garcia Marquez hilang dicuri. Kini, novel langka peraih Nobel bidang sastra tersebut sudah ditemukan.
Edisi pertama dari novel 'One Hundred Years of Solitude' yang ditandatangani ole pengarang asal Kolombia, Gabriel Garcia Marquez hilang dicuri. Buku tersebut awalnya dipamerkan di dalam lemari terkunci di International Book Fair Bogota.