Waka Komisi V DPR Andi Iwan Darmawan Aras mendorong BUMN dan swasta terlibat dalam penyediaan rumah bagi 29 juta warga Indonesia yang belum memiliki hunian.
Permohonan itu disampaikan karena ada penurunan anggaran 2025 dari tahun 2024. ATR/BPN hanya mendapat Rp 6,5 triliun, yang jumlahnya lebih kecil Rp 800 miliar.