Pusat Koordinasi Sipil-Militer didirikan di Israel selatan pada 17 Oktober untuk memantau gencatan senjata dan menangani logistik termasuk pengiriman bantuan.
Thailand mendesak Kamboja untuk mengumumkan gencatan senjata dalam konflik perbatasan yang telah menewaskan 34 orang dan mengakibatkan 800.000 pengungsi.