Korut kembali mengancam pihaknya akan merespons latihan militer bersama oleh AS dan Korsel dengan tindakan militer yang "berkelanjutan, tegas dan luar biasa".
Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa memutasi 130 perwira tinggi TNI yang terdiri dari Angkatan Darat (AD), Angkatan Laut (AL), dan Angkatan Udara (AU).
Korut mengutuk keras latihan militer gabungan AS-Korsel dam menggelar simulasi serangan ke pangkalan udara dan pesawat tempur kedua negara itu sebagai respons.