Selama menjabat Patih Majapahit, Gajah Mada tinggal di kota raja yang kini jadi Trowulan, Mojokerto. Kediamannya diyakini dekat Candi atau Gapura Wringinlawang.
Haris Poerwandi (61) memiliki cara sendiri memvisualkan rupa Gajah Mada. Pelukis Mojokerto ini memilih ritual di situs peninggalan Majapahit selama 7 bulan.
Rupa Mahapatih Gajah Mada selama ini diamini banyak orang hasil penafsiran Mohammad Yamin. Dia menafsirkan sosok Gajah Mada dari temuan celengan di Mojokerto.
Perubahan komunal tidak bisa dilakukan dengan mengubah karakter dan pandangan manusia. Yang lebih efektif adalah mengganti manusianya, mengganti generasinya.