Satgas COVID-19 tengah memperhatikan subvarian Omicron. Perhatian utama tertuju pada subvarian Omicron BA.2, yang bisa menyebabkan perbedaan hasil tes PCR.
Menkes Budi Gunadi Sadikin memastikan subvarian Omicron BA.2 alias 'Son of Omicron' sudah terdeteksi di Indonesia. Subvarian 'siluman' ini sulit dideteksi SGTF.
Jumlah kasus varian Omicron di Indonesia bertambah 1.600-an kasus sejak awal 2022. Naik drastis dibandingkan penambahan 136 kasus selama Desember 2021.