Presiden Prabowo bentuk Badan Percepatan Pembangunan Perumahan Rakyat (BP3R) untuk percepat pembangunan perumahan, atasi masalah tanah, perizinan, dan sanitasi.
Menteri Perumahan Maruara Sirait laporkan capaian program rumah subsidi kepada Presiden Prabowo. Target renovasi rumah meningkat jadi 400 ribu tahun depan.
Gubernur Sumut Bobby Nasution laporkan 900 ribu warga belum memiliki rumah layak. Kuota rumah subsidi ditambah dari 15 ribu menjadi 20 ribu oleh Menteri PKP.