Sekelompok negara Arab dan negara-negara lainnya, termasuk Indonesia, mengutuk persetujuan parlemen Israel untuk penerapan "kedaulatan Israel" atas Tepi Barat.
Israel meningkatkan serangan dahsyat terhadap warga Palestina di Gaza meskipun para pemimpin dunia telah menyerukan gencatan senjata di Majelis Umum PBB.