Kepala BGN, Dadan Hindayana, menolak usulan pemberian Makan Bergizi Gratis dalam bentuk tunai. Program ini dianggap penting untuk intervensi gizi langsung.
Para analis mengatakan serangan AS-Israel ke Iran kemungkinan memperkuat keyakinan Kim Jong Un bahwa senjata nuklir sangat penting untuk kelangsungan hidupnya.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkap rencana efisiensi program MBG, mengurangi penyaluran dari enam menjadi lima kali seminggu, hemat Rp 40 triliun.