Ketua KPU Bali, I Dewa Agung Gede Lidartawan, menolak wacana gubernur ditunjuk presiden. Ia mendukung pemilihan langsung oleh rakyat untuk menjaga demokrasi.
Sejumlah kampus di Surabaya gelar aksi simbolik dengan doa bersama dan 1.000 lilin untuk refleksikan kondisi demokrasi. Aksi ini melibatkan lintas agama.
Pilkada langsung bukan akar masalah demokrasi, akar kerusakan ada pada partai politik yang mematikan meritokrasi dan membiarkan politik uang merajalela.