Menteri Airlangga meresmikan 8 perusahaan energi terbarukan di Batam dengan investasi Rp 290 triliun. Dari 8 perusahaan itu menciptakan 36.150 lapangan kerja.
Indonesia memulai produksi baterai LFP dengan investasi US$ 350 juta. Pabrik di Kendal diharapkan penuhi permintaan global dan ciptakan 2.000 lapangan kerja.