Hizbullah menegaskan akan bergerak ke fase baru dan semakin meningkatkan perang melawan Israel, setelah Tel Aviv mengklaim membunuh pemimpin Hamas Yahya Sinwar.
Komunitas intelijen Israel meyakini Iran memutuskan untuk melancarkan serangan langsung terhadapnya sebagai pembalasan atas pembunuhan tokoh penting Hamas.
Pemimpin Hizbullah Hassan Nasrallah mengatakan Israel telah melewati 'garis merah' setelah membunuh komandan militernya dan pemimpin Hamas Ismail Haniyeh.