Menurut Bahlil, investasi pada proyek bernama Titan tersebut tembus US$ 7 miliar sampai US$ 8 miliar, atau setara Rp 116,90 triliun sampai Rp 133,60 triliun.
Pemerintah Indonesia akan mengembangkan Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) di Sumatera dan Kalimantan dengan kapasitas 500 MW, beroperasi 2032-2033.
Menteri PKP Maruarar Sirait mengungkapkan backlog perumahan di Indonesia mencapai 9,9 juta. Solusi utama adalah rumah subsidi dalam Program 3 Juta Rumah.