Menanggapi informasi adanya perwira TNI AL yang meminta Rp 5,4 miliar, Kadispen AL Laksamana Pertama Julius mengatakan pihaknya menyelidiki secara internal.
Pengiriman ribuan lintah hidup ke luar negeri dapat dijadikan jangkar untuk memperkenalkan produk daerah. Termasuk hasil kelautan dan hasil bumi di Bengkulu.