Gempa M 4,7 mengguncang Bekasi pada 20 Agustus 2025. Badan Geologi menyebutkan penyebabnya adalah aktivitas Sesar Baribis. Masyarakat diimbau tetap tenang.
Pemprov DKI Jakarta melaksanakan modifikasi cuaca untuk mitigasi curah hujan tinggi dan banjir. Operasi berlangsung 17-21 Agustus 2025 di Bandara Halim.
BNPB memastikan kerusakan puskesmas di Karawang akibat hujan, bukan gempa. Masyarakat diminta tidak terpengaruh hoax dan tetap waspada terhadap gempa susulan.
BMKG melaporkan gempa M 4,9 di tenggara Bekasi, Jawa Barat, pada 20 Agustus 2025. Gempa terasa di berbagai wilayah, namun tidak ada kerusakan signifikan.