Anggota DPR Fraksi PAN, Farah Puteri Nahlia, mengaku prihatin dengan pelibatan kaum milenial dalam jaringan terorisme. Farah menekankan pentingnya peran kiai.
Kebijakan antiteror di Indonesia menggunakan perspektif radikalisme, sementara penelitian menunjukkan radikalisme bukan faktor utama penyebab terorisme.