MA menguatkan hukuman denda Rp 920 miliar kepada PT Rafi Kamajaya Abadi. MA menyatakan PT Rafi Kamajaya Abadi harus bertanggung jawab atas kebakaran hutan.
Kerja sama ini menjadi landasan hukum pertukaran dan pemakaian data perdagangan karbon melalui SRN-PPI sehingga dapat dilakukan sesuai standar yang berlaku.