Pembangunan waterboom diproyeksikan jadi daya tarik utama Pulau Kumala. Proses pembangunannya terus berlanjut hingga 2024-2025, dengan target akhir pada 2026.
Presiden Prabowo Subianto percepat proyek hilirisasi senilai US$ 38 miliar untuk dorong perekonomian Indonesia, menciptakan lapangan kerja dan nilai tambah.