Perang dagang AS-China memanas dengan tarif 145% untuk produk China dan 125% untuk produk AS. Sektor pertanian AS berpotensi rugi besar, terutama kedelai.
Puluhan petani di Jatim percaya ekonomi akan meningkat jika kamtibmas terjaga. Mereka mendukung kebijakan pemerintah untuk swasembada gula dan stabilitas harga.
Asosiasi petani tembakau kembali menyampaikan penolakan terhadap pengetatan produk tembakau yang diatur dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 28 Tahun 2024