Bencana tanah bergerak terjadi di Desa Bojong Koneng, Kecamatan Babakan Madang, Bogor. Tanah bergerak ini mengakibatkan jalan retak hingga rumah rusak.
Polisi luncurkan E-BPKB, buku pemilik kendaraan bermotor elektronik dengan chip RFID dan QR Code. E-BPKB diklaim punya teknologi tinggi yang lebih aman.
Peristiwa itu terjadi saat polisi hendak mengamankan seorang pelaku tindak pidana penganiayaan dan kepemilikan senjata api (senpi), Jumat (18/4) dini hari.
Jalur mudik menuju Pelabuhan Ciwandan bakal diperbaiki dengan anggaran secukupnya. Pemerintah hanya menganggarkan Rp 400 juta untuk menambal jalan tersebut.
Polisi memanggil orangtua 7 anak yang membuat balon udara yang meledak hingga merusak mobil, rumah dan membuat 1 orang luka. Mereka janji menanggung kerugian.