"Kesempatan itu terjadi salah satunya karena perspektif dalam negara terhadap suatu objek itu antar kementerian-kementerian berbeda-beda," kata Ghufron.
"Pak Luhut selalu mengatakan cara pemberantasan korupsi dengan OTT itu kampungan. Inilah (Simbara) cara kita bermartabat dengan modern dan sistematis," katanya.
Sejumlah tempat mulai dari kantor hingga rumah Walkot Semarang Hevearita Gunaryanti Rahayu diobok-obok KPK buntut kasus dugaan gratifikasi dan pemerasan.