Data terbaru Bank Dunia menunjukkan nilai Manufacturing Value Added (MVA) Indonesia tembus US$ 265,07 miliar atau setara Rp 4.349 triliun (kurs Rp 16.400)
Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita melaporkan kinerja Industri Pengolahan Non Migas (IPNM) atau manufaktur ke Komisi VII DPR RI.
S&P Global merilis data Purchasing Managers' Index (PMI) Manufaktur Indonesia yang tumbuh sebesar 51,5, naik 2,3 poin dari bulan Juli yang berada di level 49,2.