Microsoft menyebut baru saja mem-PHK 3% dari total pegawainya, sekitar 6.000 orang, sebagai bagian dari langkah efisiensi untuk menekan biaya operasional.
PBB merencanakan efisiensi 20% senilai US$ 3,7 miliar, berpotensi PHK 6.900 pekerja. Langkah ini dipicu krisis keuangan akibat tunggakan AS dan pemotongan dana.
Menaker Yassierli buka suara terkait korban PHK yang mencapai 8.389 orang sepanjang Januari-Maret 2026. Kondisi itu akan terus dimonitor perkembangannya.