KPK telah memeriksa seorang Panitera Pengganti Pengadilan Negeri Sidoarjo bernama Wenny Rosalina Anas (WRA) terkait kasus suap pengurusan sengketa lahan.
Direktur Eksekutif Amnesty International Indonesia, Usman Hamid, mempersoalkan perintah hakim memusnahkan barang bukti tumbler kasus penyiraman air keras.