HM Sampoerna menginvestasikan US$ 330 juta atau sekitar Rp 5,35 triliun (asumsi kurs Rp 16.233) untuk pengembangan produk tembakau bebas asap di Indonesia.
Sebanyak 11 mayat ditemukan di negara bagian Guerrero di Meksiko selatan. Mayat tersebut diduga korban pembunuhan antara geng-geng di wilayah tersebut.