PM Israel Benjamin Netanyahu mengatakan bahwa perang Gaza dapat berakhir "segera" jika Hamas menyetujui proposal gencatan senjata yang diajukan oleh Trump.
PM Israel Benjamin Netanyahu batal menghadiri sidang kasus korupsi yang menyeret dirinya pekan ini, setelah dia jatuh sakit karena diduga keracunan makanan.
Netanyahu menegaskan pasukan Israel akan tetap berada di sebagian besar wilayah Gaza, setelah dirinya menyatakan dukungan untuk rencana perdamaian Trump.
Dalam pidato di Sidang Umum PBB, Netanyahu menuduh para pemimpin Eropa, yang mengakui negara Palestina, mendorong Israel ke dalam "bunuh diri nasional".
Netanyahu mengumumkan serangan militer terbaru terhadap Gaza segera dimulai. Netanyahu berharap dapat menyelesaikan serangan terbaru itu dengan "cukup cepat".