Ipda I Gde Aris Chandra Widianto diperiksa sebagai terdakwa pembunuhan Brigadir Nurhadi. Dia membantah memukul dan menjelaskan soal cincin akik yang disita.
Menjadi pahlawan di tengah kebakaran besar, restoran cepat saji hargai jasa pemadam kebakaran. Ada makanan gratis yang sengaja disiapkan untuk petugas damkar.