Kementerian Lingkungan Hidup mengungkap 4 perusahaan tambang nikel di Raja Ampat melanggar aturan lingkungan. Sanksi dan evaluasi izin sedang dilakukan.
Pulau Waigeo, Gag, Batang Pele, Manyaifun, Manuran di Raja Ampat berisiko mengalami abrasi, kehilangan air bersih, hingga tenggelam akibat tambang nikel.
Program priorita Gubernur Sulteng Anwar Hafid mulai di 2025 berefek pada pertumbuhan ekonomi hingga mudahnya masyarakat kecil menjangkau kesehatan-pendidikan.
Syailendra Bumi Investama mengubah lahan tandus menjadi sumber penghidupan bagi 2.000 petani di Indonesia melalui produksi minyak atsiri dan minyak nabati.
PT Aneka Tambang Tbk atau Antam masih menunggu arahan pemerintah untuk melanjutkan operasional anak usahanya PT Gag Nikel di Raja Ampat, Papua Barat Daya.
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Ladahalia meminta agar warga lebih bijak melihat foto-foto kerusakan lingkungan akibat tambang di Raja Ampat.