Sebanyak 28 SPPG di Kalimantan Tengah belum beroperasi, 14 di antaranya disuspensi untuk perbaikan. BGN pastikan ini bukan penutupan permanen, namun evaluasi.
"Kami sudah menyampaikan surat ke (pengusaha) Horeka, ya. Kita restoran, kafe untuk menyerap telur, ayam, ya kemudian juga ke Aprindo, ke ritel," kata Budi.
Kepala Program MBG Kalbar, Agus Kurniawi, minta maaf atas polemik BGN. Ia mengajak masyarakat mengawasi pelaksanaan program gizi gratis untuk transparansi.