Sepuluh UMKM terpilih dalam Program Pertapreneur Aggregator 2025-2026, mendapatkan pendampingan dan akses pasar internasional untuk pengembangan usaha.
Produk murah dari Cina tantang UMKM Indonesia. Pelaku usaha didorong perkuat jejaring lokal dan hubungan langsung dengan konsumen untuk tetap bersaing.
Menteri Yandri Susanto memastikan Koperasi Desa Merah Putih tidak akan mematikan warung kelontong. Kopdes hadir membuka peluang kolaborasi dengan UMKM di desa.
Pertamina Patra Niaga membina 66 ribu UMKM dengan fokus pada storytelling untuk meningkatkan nilai jual produk. Strategi ini dorong daya saing di pasar.
PT Bank Syariah Indonesia (BSI) dan Danantara memperkuat UMKM melalui 35 Sentra dan 4 UMKM Center, mendukung pembiayaan, digitalisasi, dan sertifikasi halal.