BPS Bali melaporkan surplus perdagangan US$ 38,50 juta pada Januari 2025, meski ekspor turun 25,53%. Penurunan impor signifikan berkontribusi pada surplus.
BPS mencatat surplus neraca perdagangan Indonesia 2024 sebesar US$ 31,04 miliar, turun US$ 5,84 miliar dari 2023. Defisit migas mencapai US$ 20,40 miliar.
Neraca perdagangan Indonesia surplus selama lima tahun berturut-turut, mencapai US$ 31 miliar di 2024. Bahan bakar mineral jadi penyumbang utama surplus.
BPS melaporkan surplus neraca perdagangan Indonesia sebesar US$ 2,24 miliar pada Desember 2024, meski turun dari bulan sebelumnya. Ekspor nonmigas meningkat.