Pinjaman ini sebagai tambahan pembiayaan kedua untuk membantu PT Geo Dipa Energi meningkatkan kapasitas pembangkit listrik tenaga panas bumi di Indonesia.
Dirut Pertamina Simon Aloysius Mantiri mengatakan proyek Refinery Development Master Plan (RDMP) Balikpapan ditargetkan mulai beroperasi pada 10 November.