Lima mantan Menhan AS mengecam pemecatan massal yang dilakukan Trump terhadap jajaran pejabat senior militer negara itu, termasuk Kepala Staf Gabungan AS.
Terungkap ada uang hasil gratifikasi sejumlah perusahaan untuk membiayai bisnis fashion show atau peragaan busana anak Haniv, eks Kakanwil Ditjen Pajak Jakarta.