Direktur Jenderal Perhubungan Udara, Lukman F Laisa menyampaikan bahwa kondisi cuaca ekstrem tersebut berdampak sementara terhadap operasional penerbangan.
Bupati TTU, Yosep Kebo, rencanakan operasional kembali Bandara Kefa pada Maret 2026 untuk pesawat kecil. Ini untuk tingkatkan mobilitas dan ekonomi masyarakat.