Jepang disebut mengalami 'resesi seks' dilihat dari angka kelahiran yang merosot pada tahun 2022. Hal ini dipicu kurangnya minat warganya untuk bercinta.
Tingkat kelahiran suatu negara jadi salah satu faktor yang menentukan kesejahteraan masyarakatnya. Tingkat kelahiran kerap dikaitkan dengan tingkat kesuburan.
Tanda-tanda penyakit radang panggul (Pelvic Inflammatory Disease) tak boleh diabaikan. Ini merupakan komplikasi akibat infeksi menular seksual yang sudah parah.
Angka kelahiran di Jepang anjlok hingga hanya menyisakan 800 ribu pada tahun 2022. Padahal pemerintah Jepang telah menjanjikan berbagai bantuan keuangan.