Presiden Jokowi mengatakan presiden hingga menteri boleh berkampanye dan memihak dalam pemilu. Pakar hukum tata negara UGM, Andi Sandi, turut angkat bicara.
"Pernyatan Presiden sangat dangkal, dan berpotensi akan menjadi pembenar bagi Presiden untuk aktif berkampanye dan menunjukkan keberpihakan," kata Perludem.
Awiek menanggapi Jokowi yang bilang presiden boleh kampanye-memihak. Awiek mengingatkan presiden harus cuti dan tak pakai instrumen kepresidenan saat kampanye.