Serangan udara terbaru Israel menghantam sebuah gedung apartemen di Beirut, ibu kota Lebanon, pada Senin (30/9) hingga menewaskan sedikitnya empat orang.
Wakil pemimpin Hizbullah Naim Qassem mengatakan kelompoknya akan memilih pemimpin baru "sesegera mungkin" usai kematian Hassan Nasrallah dalam serangan Israel.
Yordania mengatakan negara-negara Arab "bersedia menjamin keamanan Israel" jika negara Yahudi itu mengakhiri pendudukannya dan jika negara Palestina terbentuk.
Kota Beirut, Ibu Kota Lebanon, jadi sasaran serangan done (udara) Israel. Sebuah apartemen uluh lantak. Disebutkan, 4 orang tewas akibat serangan tersebut.
AS menegaskan akan bertindak jika Iran dan proksinya memanfaatkan situasi terkini di Timur Tengah dengan menyerang personel atau kepentingan AS di kawasan.
Pemerintah Arab Saudi menekankan perlunya menjaga kedaulatan dan integritas teritorial Lebanon saat serangan udara Israel terus menghantam negara tersebut.