Donald Trump meraup US$ 300 juta dari bisnis di Timur Tengah pada 2025, termasuk penjualan saham kripto. Pendapatan dari properti dan lisensi juga meningkat.
Sederet profesi dengan gaji tinggi ini kini tak aman lagi. Bahkan berpeluang menjadi ladang pengangguran, akibat perubahan besar di pasar tenaga kerja global.
Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dan keluarga memperoleh US$ 300 juta atau sekitar Rp 5,39 triliun (Kurs 17.994/US$) dari bisnis di Timur Tengah.